Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota didampingi Kepala Bapperida, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Plt. Kepala Diskominfo, serta Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan.
SIGORO merupakan inovasi yang dihadirkan Kecamatan Pangkal Balam untuk mendukung program kebersihan lingkungan melalui pendekatan kolaboratif berbasis sistem integrasi gotong royong.

Menurut Prof Udin, inovasi ini lahir sebagai respons terhadap dua program besar, yakni program nasional Indonesia Asri dan program daerah Pangkalpinang Bersih. Camat Pangkal Balam bersama tim menggagas sistem yang mampu menyatukan berbagai pihak dalam satu koordinasi terpadu.
Ia menjelaskan, kehadiran SIGORO dilatarbelakangi oleh karakteristik wilayah Pangkal Balam yang memiliki keragaman stakeholder lebih kompleks dibanding kecamatan lain.
“Di Pangkal Balam terdapat unsur TNI seperti Angkatan Darat dan Angkatan Laut, serta jajaran kepolisian mulai dari Polsek, Pol Air, hingga kepolisian pengawas pelabuhan. Selain itu ada juga KSOP, Pelindo, serta perusahaan swasta di kawasan industri,” ungkapnya.

Dengan banyaknya pihak yang terlibat, dibutuhkan sistem yang mampu mengintegrasikan seluruh unsur, baik dalam tahap perencanaan maupun pelaksanaan kegiatan gotong royong.
Melalui SIGORO, koordinasi aksi gotong royong diharapkan menjadi lebih terarah, efektif, serta mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan tertata di Pangkal Balam. (LN/007)






