Kursi tersebut digunakan untuk berbagai kegiatan warga, seperti acara duka, pengajian, rapat lingkungan, hingga kegiatan sosial lainnya.
Rocky mengatakan, hibah kursi ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat.
Menurutnya, di tengah keterbatasan anggaran daerah, masyarakat tidak bisa sepenuhnya bergantung pada bantuan pemerintah.
“Melalui gotong royong, kebutuhan lingkungan bisa dipenuhi secara cepat dan mandiri,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).
Selain itu, ia bersama tokoh masyarakat dan pemuda juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial, seperti membantu warga berduka dan program Jumat Barokah.
Ratusan kursi tersebut akan dibagikan secara estafet ke setiap RT sesuai kebutuhan agar bisa dimanfaatkan secara merata.
Rocky berharap, semangat gotong royong ini terus tumbuh dan menjadi gerakan bersama di tengah masyarakat. (LN/007)






