Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program nasional. Hidayat menegaskan penanaman padi tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani.
“Ini untuk menjaga ketersediaan bahan pokok dan mendorong kemandirian pangan,” ujarnya.
Program ini melibatkan kolaborasi pemerintah daerah, kejaksaan, dan BUMN melalui inisiatif “Jaksa Mandiri Pangan”. Sebelumnya, program serupa menghasilkan panen sekitar 5,4 ton padi yang didistribusikan ke masyarakat.
Pemprov Kepulauan Bangka Belitung berencana memperluas program ini ke seluruh kabupaten/kota.
Kegiatan ditutup dengan penanaman padi simbolis bersama Forkopimda sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sektor pertanian di daerah. (LN/007)






