Hal itu disampaikan Didit saat menerima audiensi Aliansi Umat Islam Bangka Belitung di ruang kerjanya, Kamis (5/3/2026).
Didit mengungkapkan, dirinya sempat menerima laporan adanya antrean kendaraan di sejumlah SPBU akibat isu kelangkaan BBM yang beredar di tengah masyarakat.
“Informasi yang saya terima, masyarakat sudah mulai antre BBM. Untuk memastikan, saya langsung menghubungi GM Pertamina Bangka Belitung,” ujarnya.
Dari hasil komunikasi tersebut, Didit memastikan pasokan BBM masih mencukupi dan dalam kondisi terkendali.
“Alhamdulillah, stok BBM masih aman, bertahan sekitar lima hari ke depan. Bahkan kapal pengangkut BBM saat ini sudah dalam perjalanan menuju Pangkal Balam,” jelasnya.
Meski demikian, ia mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar.
Selain itu, Didit juga meminta pihak Pertamina meningkatkan koordinasi dengan aparat kepolisian guna mencegah adanya praktik penimbunan BBM oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Saya minta masyarakat tetap tenang. Pertamina juga harus berkoordinasi dengan kepolisian agar tidak ada penimbunan yang merugikan masyarakat,” tegasnya. (LN/007)






