Dalam peninjauan tersebut, wali kota didampingi camat, lurah, serta Ketua Tim 7 setempat. Rombongan menyambangi rumah-rumah warga yang tengah mengikuti proses pemungutan suara secara langsung dari pintu ke pintu.
Sistem door to door ini memungkinkan panitia membawa kotak suara keliling, sehingga warga tetap dapat menyalurkan hak pilihnya tanpa harus datang ke satu lokasi pemungutan suara.
“Pagi ini kami memantau proses pemilihan RT/RW di Kota Pangkalpinang yang dilaksanakan pada Sabtu, 18 April 2026. Alhamdulillah, sejauh ini berjalan lancar dan masyarakat terlihat antusias,” ujar Prof. Udin.
Ia menilai, metode tersebut cukup efektif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat secara merata.
“Dengan cara seperti ini, semua warga punya kesempatan yang sama untuk memilih. Ini juga menjadi upaya kita agar partisipasi tetap tinggi,” tambahnya.
Wali kota juga berharap seluruh tahapan pemilihan berjalan tertib, transparan, dan kondusif hingga proses penghitungan suara selesai. Ia menekankan pentingnya peran RT dan RW sebagai ujung tombak pelayanan pemerintah di tingkat lingkungan.
“RT dan RW merupakan garda terdepan pelayanan. Kami berharap yang terpilih mampu mengayomi warga, responsif, serta menjadi penghubung yang baik antara masyarakat dan pemerintah,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Tim 7 Kelurahan Rawa Bangun, Fahrizan, menjelaskan bahwa metode door to door diterapkan untuk memastikan tingkat partisipasi warga semakin maksimal.
“Jumlah pemilih yang terdata hampir 700 kepala keluarga. Kami optimistis partisipasi tinggi karena panitia langsung turun ke lapangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, untuk wilayah dengan calon tunggal, mekanisme pemilihan tetap mengacu pada ketentuan yang telah ditetapkan.
Penghitungan suara sendiri dijadwalkan berlangsung pada malam hari setelah seluruh proses pemungutan suara selesai dilakukan.
Pelaksanaan pemilihan RT/RW ini diharapkan mampu menghasilkan kepengurusan lingkungan yang representatif dan amanah, sekaligus memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga ketertiban serta mendorong pembangunan di tingkat kelurahan. (LN/007)






