Dalam kegiatan tersebut, Gubernur didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Kapolda dan Danlanal Babel, guna memastikan proses keberangkatan pemudik berjalan aman, tertib, dan lancar.
“Ini bagian dari program mudik pemerintah. Hari ini saya bersama Pak Kapolda dan Danlanal mengantar para pemudik, setelah sebelumnya kita juga menjemput mereka,” ujar Hidayat di lokasi.
Sebanyak 1.200 peserta mengikuti program arus balik tahun ini, dengan rincian:
-
600 pemudik dari Belitung (Pelabuhan Tanjung Batu)
-
600 pemudik dari Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu
Para peserta diberangkatkan menggunakan KRI Semarang 594, kapal milik TNI Angkatan Laut, yang bertolak sekitar pukul 13.00 WIB dari Pelabuhan Tanjung Batu menuju Belinyu, sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta.
Gubernur Hidayat menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari TNI Angkatan Laut dalam menyukseskan program mudik gratis tersebut.
“Kita berterima kasih kepada Angkatan Laut yang telah membantu masyarakat kita. Ini semua merupakan berkah dari Allah SWT,” ungkapnya.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara:
-
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
-
TNI Angkatan Laut
-
PT Timah
-
Bank Sumsel Babel
-
IKM Babel

Hidayat berharap program mudik gratis ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat.
“Mudah-mudahan program seperti ini bisa terus kita jalankan setiap tahun,” katanya.
Di akhir kegiatan, ia juga menyampaikan pesan kepada seluruh pemudik agar perjalanan berjalan lancar hingga tujuan.
“Selamat jalan, semoga sampai tujuan dengan selamat. Insyaallah tahun depan kita bisa kembali bertemu dalam suasana yang baik,” tutupnya. (LN/007)






