Tanpa Tameng, Tanpa Gas Air Mata: Cara Polisi Jinakkan Aksi Penambang Timah di Bangka Barat

Pengamanan aksi dipimpin langsung oleh Kepala Biro Operasi Polda Babel Kombes Pol Muhammad Akbar Khodri. Ia menegaskan kehadiran kepolisian dalam aksi tersebut bertujuan menjaga ketertiban serta mencegah potensi konflik, dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan dialogis.

“Kehadiran kami untuk menjaga ketertiban dan memastikan penyampaian aspirasi berjalan aman serta sesuai ketentuan hukum,” ujar Akbar Khodri.

Dalam pengamanan, Polda Babel mengutamakan langkah preventif dan preemtif. Personel tidak dibekali peralatan pengendalian massa yang bersifat represif, melainkan membuka ruang komunikasi langsung dengan massa aksi.

Ia menambahkan, kepolisian memahami kondisi sosial ekonomi masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pertambangan. Namun aktivitas pertambangan tetap harus dilakukan sesuai ketentuan perizinan yang berlaku.

Terkait adanya klaim lahan antara masyarakat dan perusahaan, kepolisian menegaskan bersikap netral dan membuka ruang klarifikasi data dari seluruh pihak sesuai ketentuan hukum.

Sementara itu, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., menegaskan komitmen jajarannya menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Bangka Barat melalui pendekatan humanis dan profesional.

Hingga aksi berakhir, situasi terpantau aman dan tertib tanpa adanya insiden bentrokan. Kepolisian menilai pendekatan persuasif menjadi kunci keberhasilan pengamanan sekaligus menjamin ruang demokrasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara damai. (LN/007)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *