Kehadiran orang nomor satu di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung itu menjadi momen istimewa bagi para perantau Belitung di Bandung. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa kental, mempertemukan lintas generasi warga Belitung yang berdomisili di tanah rantau.

Dalam sambutannya, Gubernur Hidayat Arsani menegaskan bahwa masyarakat Belitung di perantauan bukan sekadar perantau biasa, melainkan representasi daerah yang membawa identitas dan nama baik Bangka Belitung di kancah nasional.
“Warga Belitung di luar daerah adalah duta daerah. Peran mereka sangat strategis dalam memperkenalkan potensi dan membangun citra positif Bangka Belitung,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran organisasi seperti IKB sebagai jembatan komunikasi antara diaspora dengan pemerintah daerah. Menurutnya, sinergi yang kuat akan menjadi kunci dalam mendorong percepatan pembangunan serta membuka peluang investasi dan kolaborasi lintas wilayah.
Gubernur turut memberikan apresiasi kepada jajaran pengurus IKB Bandung atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan baik, sekaligus berharap solidaritas antaranggota terus terjaga.
“Semoga ikatan ini semakin kokoh dan menjadi kekuatan bersama dalam menghadapi tantangan ke depan,” tambahnya.
Acara ini juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, yang turut memberikan dukungan terhadap penguatan peran diaspora dalam pembangunan daerah. (LN/007)






