Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Babel melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Babel menyalurkan bantuan masing-masing Rp100 juta kepada Yayasan Ponpes Karya At Taqwa, Yayasan Al Amin, dan Yayasan Nurrussholeh.
Selain itu, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Babel memberikan bantuan kepada 30 penerima manfaat berupa paket sembako senilai Rp150 ribu dan uang tunai Rp200 ribu per orang.
Pada kesempatan yang sama, BPJS Ketenagakerjaan turut menyerahkan santunan kepada keluarga pekerja yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja maupun risiko kematian.
Keluarga Marwan Adi Saputra menerima santunan jaminan kecelakaan kerja sebesar Rp208.076.800.
Keluarga Asep Umar Saki menerima santunan jaminan kematian Rp42 juta serta beasiswa untuk satu anak senilai Rp66 juta.
Sementara keluarga Fahri menerima santunan jaminan kematian sebesar Rp42 juta.
Hidayat mengatakan Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan diri sekaligus mempererat persatuan masyarakat.
“Ramadan adalah kesempatan untuk memperbaiki diri. Mari kita jalani bulan suci ini dengan penuh makna dan menjaga semangat beribadah hingga akhir,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga suasana aman dan kondusif selama Ramadan.
“Persatuan adalah fondasi utama dalam membangun Bangka Belitung yang maju dan sejahtera,” katanya.
Gubernur juga berencana menggelar open house di Belitung pada hari kedua Idulfitri sebagai ajang silaturahmi dengan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Belitung mengapresiasi kehadiran Gubernur yang dinilai memperkuat sinergi pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten.
Safari Ramadan ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Babel menghadirkan kebijakan yang responsif dan berpihak kepada masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan. (LN/007)






