Polisi Hentikan Pengendara di Mentok, Bukan Razia tapi Buka Jalan Jadi Perwira

LOPANNEWS, BANGKA BARAT – Sejumlah pengendara di sekitar lampu merah Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Selasa pagi (20/1/2026), sempat dibuat waswas ketika petugas Satlantas Polres Bangka Barat menghentikan kendaraan yang melintas. Sekilas, situasi tampak seperti razia lalu lintas.

Namun ketegangan itu berubah menjadi senyum. Bukannya surat tilang, para pengendara justru menerima brosur pembukaan penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS), jalur khusus bagi lulusan sarjana untuk menjadi perwira Polri.

Kegiatan sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Bangka Barat, AKP Ramos Gapita Siregar, bersama tiga personel Satlantas. Lokasi sosialisasi dipusatkan di seputaran traffic light Mentok, Kecamatan Mentok.

“Awalnya masyarakat terlihat tegang karena mengira ada razia. Tapi setelah kami jelaskan bahwa ini sosialisasi penerimaan SIPSS, suasana langsung cair. Banyak yang tersenyum, bahkan tertarik bertanya,” kata AKP Ramos.

Menurutnya, pendekatan langsung di jalan raya dipilih agar informasi penerimaan SIPSS dapat menjangkau lebih luas, khususnya kalangan sarjana yang memiliki kompetensi dan keahlian tertentu untuk mendukung tugas-tugas kepolisian.

Kegiatan ini dilaksanakan atas seizin Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., sebagai wujud dukungan terhadap proses rekrutmen Polri yang transparan, humanis, dan terbuka bagi putra-putri terbaik bangsa.

Selain membagikan brosur, personel Satlantas juga memberikan penjelasan singkat mengenai jalur pendidikan SIPSS, yang memungkinkan lulusan sarjana langsung mengikuti pendidikan pembentukan perwira pertama Polri sesuai bidang keahlian masing-masing.

Penerimaan SIPSS 2026

Penerimaan SIPSS berada di bawah koordinasi Biro SDM Polda Kepulauan Bangka Belitung dengan ketentuan sebagai berikut:

Pendaftaran dibuka pada 15–22 Januari 2026, dengan proses verifikasi berkas di Biro SDM Polda Kepulauan Bangka Belitung. Informasi dapat diperoleh melalui hotline sekretariat 0819-1806-4436 atau situs resmi penerimaan.polri.go.id.

Adapun formasi pendidikan yang dibutuhkan meliputi jenjang S-2, dokter spesialis, serta S-1 dan S-1 profesi dari berbagai disiplin ilmu, di antaranya psikologi, kedokteran, teknik sipil, ilmu pemerintahan, biologi, desain komunikasi visual, hingga bahasa asing dan keagamaan tertentu.

Syarat usia maksimal ditetapkan 40 tahun untuk dokter spesialis, 30 tahun untuk S-2, 28 tahun untuk S-2 profesi, serta 26 tahun untuk S-1 dan D-IV. Sementara tinggi badan minimal 162 cm untuk pria dan 157 cm untuk wanita.

Informasi lengkap juga dapat diakses melalui akun Instagram resmi @rekrutmen_poldababel.

Melalui pendekatan humanis di jalan raya, Satlantas Polres Bangka Barat tak hanya menjalankan fungsi pengaturan lalu lintas, tetapi juga membuka peluang masa depan bagi generasi muda. Dari yang semula mengira razia, para pengendara justru pulang membawa harapan menjadi perwira Polri. (LN/007)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *