Peletakan Batu Pertama SMA Negeri 5 Pangkalpinang, Gubernur Hidayat Arsani Perluas Akses Pendidikan

LOPANNEWS, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, resmi memulai pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA Negeri 5 Pangkalpinang melalui peletakan batu pertama di Kelurahan Air Kepala Tujuh, Kecamatan Gerunggang, Selasa (7/7/2026).

Pembangunan SMA Negeri 5 Pangkalpinang menjadi jawaban atas harapan masyarakat yang telah menantikan kehadiran sekolah menengah atas negeri di kawasan tersebut selama sekitar empat tahun. Kehadiran sekolah baru ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan pemerataan layanan pendidikan di Kota Pangkalpinang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Saipul Bakhri, mengatakan pembangunan SMA Negeri 5 merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Babel bersama Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat, khususnya di Kecamatan Gerunggang.

“Selama kurang lebih empat tahun masyarakat berharap adanya SMA negeri di wilayah ini. Hari ini harapan tersebut mulai terwujud melalui pembangunan SMA Negeri 5 Pangkalpinang,” ujarnya.

Saipul menjelaskan, pada tahun ajaran 2026 terdapat sebanyak 1.174 lulusan SMP atau sederajat di Pangkalpinang, sementara daya tampung SMA negeri masih terbatas. Sebagai solusi sementara, sebanyak 53 calon peserta didik SMA Negeri 5 akan mengikuti kegiatan belajar mengajar di SMA Negeri 3 Pangkalpinang hingga gedung baru selesai dibangun.

Ia menambahkan, pembangunan sekolah didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sedangkan lahan pembangunan dihibahkan oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada November 2026.

Gubernur Hidayat Arsani menegaskan pembangunan SMA Negeri 5 merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memastikan seluruh anak usia sekolah memperoleh akses pendidikan yang layak.

“Kita ingin memastikan seluruh anak-anak mendapatkan kesempatan belajar dengan baik. Pendidikan adalah investasi masa depan daerah,” kata Hidayat.

Ia juga berharap pembangunan fasilitas pendidikan terus berlanjut, termasuk rencana pembangunan SMP negeri di kawasan Tuatunu yang dinilai memiliki jumlah penduduk cukup padat dan membutuhkan tambahan sarana pendidikan.

Selain itu, Hidayat meminta camat dan lurah terus memantau kondisi masyarakat agar tidak ada anak usia sekolah yang putus pendidikan.

Antusiasme masyarakat terlihat dalam kegiatan peletakan batu pertama tersebut. Dina, warga Kelurahan Air Kepala Tujuh, mengaku bersyukur karena pemerintah akhirnya merealisasikan pembangunan SMA Negeri 5 yang telah lama dinantikan warga.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Gubernur Hidayat Arsani, Pak Wali Kota, dan jajaran Dinas Pendidikan karena telah menghadirkan SMA Negeri 5. Semoga sekolah ini menjadi sekolah yang maju dan membanggakan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Nel Oscar Kairan Zamriadi, lulusan SMP Negeri 9 Pangkalpinang yang akan menjadi calon peserta didik SMA Negeri 5. Ia berharap sekolah baru tersebut berkembang menjadi salah satu sekolah unggulan di Kota Pangkalpinang.

Selama proses pembangunan berlangsung, seluruh peserta didik SMA Negeri 5 Pangkalpinang akan menjalani kegiatan belajar sementara di SMA Negeri 3 Pangkalpinang. Pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar empat bulan sehingga proses belajar mengajar dapat segera dipindahkan ke gedung baru. (LN/007)

Loading

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *