Menurut Hidayat, RUPS dan RUPSLB bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi momentum strategis untuk memperkuat tata kelola, kepemimpinan, serta arah kebijakan perbankan agar semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha daerah.
Ia mengapresiasi kinerja Bank Sumsel Babel yang mencatatkan laba dan memberikan kontribusi dividen kepada pemerintah daerah. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan industri perbankan ke depan menuntut manajemen yang semakin profesional, adaptif, dan visioner.
“Terkait posisi Direktur Utama Bank Sumsel Babel yang akan dilakukan pergantian, sepenuhnya kita serahkan kepada mekanisme komisaris dan direksi. Setelah ditetapkan, tentu akan diusulkan ke OJK sesuai ketentuan,” ujar Hidayat.
Dalam arahannya, Gubernur Hidayat menekankan empat poin utama:
Pertama, penguatan kepemimpinan dan profesionalisme manajemen agar mampu menjawab dinamika industri perbankan yang semakin kompetitif.
Kedua, kebijakan pembiayaan yang lebih berpihak kepada masyarakat dan pelaku usaha, khususnya UMKM. Ia menekankan pentingnya menjaga suku bunga di Bangka Belitung tetap kompetitif dan secara bertahap lebih ringan agar akses permodalan semakin terbuka.
Ketiga, menjadikan RUPS dan RUPSLB sebagai forum pertanggungjawaban kinerja yang transparan sekaligus ruang pengambilan keputusan strategis guna memperkuat tata kelola perusahaan yang sehat dan berkelanjutan.
Keempat, percepatan transformasi digital layanan perbankan yang terintegrasi dengan sistem pemerintahan daerah. Optimalisasi SIPD online, penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), layanan Samsat non-tunai, QRIS, mobile banking, hingga Cash Management System (CMS) dinilai penting untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyoroti komposisi penyaluran kredit yang masih didominasi kredit konsumtif. Ia berharap adanya keseimbangan antara kredit konsumtif dan produktif agar lebih signifikan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
RUPS dilaksanakan sesuai ketentuan perundang-undangan perseroan melalui pemaparan laporan Direksi dan Komisaris, pembahasan serta persetujuan laporan keuangan Tahun Buku 2025, hingga pengambilan keputusan strategis lainnya.
Melalui forum tersebut, Gubernur Hidayat Arsani berharap Bank Sumsel Babel semakin memperkuat posisinya sebagai bank daerah yang modern, profesional, adaptif terhadap perubahan, serta mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan ekonomi Kepulauan Bangka Belitung. (LN/007)






