Gubernur Babel Resmikan Pengolahan Pupuk dan Sumur Bor di Lapas Tuatunu

Program ini bertujuan meningkatkan kemandirian warga binaan melalui pelatihan keterampilan produktif.

“Supaya mereka punya bekal saat kembali ke masyarakat,” kata Hidayat.

Selain itu, bantuan sumur bor diberikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi sekitar 800 warga binaan.

Program pengolahan pupuk tersebut bekerja sama dengan PLTU 3 Bangka dengan memanfaatkan limbah non-B3 menjadi produk bernilai guna.

Kepala Lapas Kelas IIA Pangkalpinang, Sugeng Indrawan, menyebut program ini sebagai dukungan penting dalam pembinaan warga binaan.

“Ini bentuk kepercayaan agar mereka bisa berubah dan mandiri,” ujarnya.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penyerahan bantuan secara simbolis. (LN/007)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *