LOPANNEWS, BANGKA BARAT – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, menyambut baik dimulainya pembangunan Dermaga II sekaligus peningkatan kapasitas Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok, Kabupaten Bangka Barat, melalui kegiatan groundbreaking yang digelar Senin (22/6/2026).
Pembangunan Dermaga II menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antarpulau, meningkatkan pelayanan transportasi penyeberangan, serta memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik yang menjadi penopang utama perekonomian Bangka Belitung.
Dalam sambutannya, Hidayat Arsani mengapresiasi komitmen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dalam mengembangkan infrastruktur transportasi laut di Babel.
“Sebagai provinsi kepulauan, konektivitas merupakan urat nadi pembangunan daerah. Pelabuhan Tanjung Kalian memiliki peran sangat penting sebagai gerbang utama mobilitas orang, barang, dan jasa yang menghubungkan Pulau Bangka dengan Sumatera maupun wilayah lain di Indonesia,” ujar Hidayat.
Menurutnya, kehadiran Dermaga II akan meningkatkan kapasitas pelayanan penyeberangan, mengurangi antrean kendaraan, meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa, serta memperlancar distribusi logistik.
“Konektivitas yang semakin baik akan membuka peluang investasi, memperkuat perdagangan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat Babel,” katanya.
Hidayat juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur transportasi memiliki efek berantai yang besar terhadap peningkatan investasi, sektor pariwisata, perdagangan antardaerah, hingga kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ia berharap pengembangan fasilitas juga dilakukan di Pelabuhan Tanjung Siapi-api, Sumatera Selatan, agar konektivitas kedua wilayah semakin optimal.
Sementara itu, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heri Widodo, menegaskan bahwa pelabuhan merupakan simpul utama pergerakan masyarakat dan logistik yang harus terus ditingkatkan kualitas layanannya.
“Kami tidak hanya mengantarkan manusia dan barang, tetapi juga membawa harapan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan budaya daerah. Sebagai negara kepulauan, transportasi penyeberangan menjadi moda yang sangat efektif untuk menghubungkan berbagai wilayah Indonesia,” ujarnya.
Heri menjelaskan, pembangunan Dermaga II ditargetkan rampung sebelum Lebaran tahun depan. Kehadiran dermaga baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas layanan penyeberangan dan memperkuat konektivitas antara Bangka Belitung dan Sumatera Selatan.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi pembangunan infrastruktur di kedua sisi lintasan penyeberangan agar manfaat proyek dapat dirasakan secara maksimal.
“Kalau dermaga di Babel sudah siap, maka fasilitas di Sumsel juga harus ditingkatkan. Karena itu, kami bersama Pemerintah Provinsi Bangka Belitung akan mendorong kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan agar konektivitas antardaerah semakin baik,” jelasnya.
Pembangunan Dermaga II Pelabuhan Tanjung Kalian diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat sistem transportasi penyeberangan nasional, memperlancar arus logistik, serta mendukung percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung. (LN/007)
![]()





