Fantastis! 11 Bulan Kepemimpinan Hidayat Arsani, Babel Klaim Kantongi 28 Penghargaan Nasional

Capaian tersebut disampaikan Hidayat saat tampil dalam podcast bersama Bangka Pos yang dipandu Pemimpin Redaksi Bangka Pos Ade Mayasanto, Kamis (12/3/2026) malam.

“Terima kasih atas kepercayaan seluruh masyarakat Bangka Belitung kepada saya. Alhamdulillah dengan doa masyarakat dan seluruh stakeholder, saya menerima 28 penghargaan. Inilah cita-cita saya memberikan yang terbaik untuk masyarakat Provinsi Kepulauan Babel,” kata Hidayat.

Salah satu penghargaan yang diraih yakni juara 2 Pemerintah Daerah Terbaik dalam Pencegahan Korupsi melalui Tata Kelola Pemerintahan Daerah 2025 dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Menurut Hidayat, penghargaan dari KPK tersebut menjadi salah satu yang paling penting karena berkaitan langsung dengan tata kelola pemerintahan yang bersih dan efisien.

“Ini KPK yang berat kita pertahankan. Tim mereka datang langsung melihat tata kelola pemerintahan. Efisiensi, pemborosan, main proyek atau main mutasi semua kita selesaikan. Tidak ada kita yang boros di pemerintahan kita,” ujarnya.

Ia juga menegaskan selalu mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah agar bekerja secara profesional dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas.

“Saya sampaikan ke mereka untuk selalu bekerja keras secara profesional dan jangan sekali-kali merugikan negara,” tegasnya.

Selain memperkuat tata kelola pemerintahan, Pemprov Babel juga menjalankan berbagai program pembangunan di sejumlah sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, perkebunan hingga pariwisata.

Hidayat menyebut salah satu program unggulan yang sedang disiapkan yakni pengembangan perkebunan kelapa yang disebut akan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara.

“Untuk sektor perkebunan kita ada program kelapa terbesar di Asia Tenggara. Perusahaan nanti ada dua, di Pulau Belitung dan Pulau Bangka. Untuk investor sudah 99 persen,” ungkapnya.

Di sektor pariwisata, pemerintah juga merencanakan perbaikan bandara serta penataan kawasan pantai di Belitung untuk menarik lebih banyak wisatawan.

“Belitung tidak ada kapal isap. Kita juga dorong durian Musang King untuk mendukung pariwisata,” tambahnya.

Meski menghadapi berbagai tantangan, Hidayat mengaku optimistis berbagai program pembangunan yang dijalankan mampu mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat Bangka Belitung.

“Saya yakin Bangka Belitung bisa lebih hebat lagi. Dengan program pertimahan, perkebunan, dan sektor lainnya, ekonomi masyarakat bisa terangkat,” tutupnya. (LN/007)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *