Hadir dalam audiensi tersebut Senior Manager Perencanaan PLN, Ery J. Pratama, serta Manager Bidang Distribusi, M. Taufik.
Pertemuan difokuskan pada strategi PLN dalam menjaga stabilitas pasokan listrik di Pulau Bangka dan Pulau Belitung agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman tanpa gangguan pemadaman.
Usai audiensi, Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, menyampaikan apresiasinya atas komitmen PLN dalam menjaga keandalan listrik di wilayah tersebut.
“Terima kasih kepada teman-teman PLN yang telah berkomitmen memberikan pelayanan maksimal menghadapi Ramadan, Imlek, dan Idulfitri. Insyaallah, mudah-mudahan tidak terjadi pemadaman,” ujar Didit.
Didit juga memaparkan kondisi cadangan daya listrik saat ini. Untuk Pulau Belitung, cadangan daya yang disiapkan mencapai 12 megawatt (MW), sementara Pulau Bangka memiliki cadangan sekitar 25 MW. Secara keseluruhan, total cadangan daya mencapai kurang lebih 37 MW, yang setara dengan kebutuhan ratusan ribu pelanggan.
Terkait kendala teknis, Didit menjelaskan bahwa permasalahan penyambungan kabel bawah laut telah berhasil diatasi. Namun demikian, ia menekankan pentingnya pengaturan jadwal pemeliharaan rutin agar tidak mengganggu waktu-waktu ibadah masyarakat.
Secara khusus, DPRD meminta PLN untuk menuntaskan seluruh agenda pemeliharaan yang memerlukan pemadaman listrik berdurasi hingga tiga jam sebelum memasuki bulan Ramadan. Kesepakatan tersebut diharapkan dapat menjamin kelancaran operasional kelistrikan selama hari-hari besar keagamaan.
Didit menegaskan bahwa audiensi ini merupakan langkah proaktif DPRD dalam merespons kekhawatiran masyarakat terkait pasokan listrik sebelum permasalahan muncul.
“Alhamdulillah, hari ini sudah terjawab bahwa insyaallah komitmen PLN dalam menjaga kelistrikan di Bangka Belitung, baik sistem interkoneksi maupun sistem mandiri, akan berjalan normal seperti biasa,” tutup Didit. (LN/007)






