LOPANNEWS, PANGKALPINNG – Suasana di Polsubsektor Girimaya (Pos Pol Kota) kawasan BTC Pasar Pangkalpinang tampak berbeda pada Kamis pagi (12/02/2026). Di bawah tema “Makan Bareng Polisi, Sehat Pasti Gembiranya Bikin Nagih”, jajaran Polresta Pangkalpinang menggelar aksi unik untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus menjaga keselamatan di jalan raya.
Kehangatan di Tengah Pasar
Sejak pukul 06.30 WIB, kerumunan mulai memadati lokasi. Bukan untuk urusan administrasi, melainkan untuk duduk satu meja bersama aparat penegak hukum. Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Max Mariners, S.I.K., Seluruh Kapolsek jajaran Polresta Pangkalpinang, Rekan-rekan media/wartawan. serta Driver ojek online (Grab), sopir angkot, hingga pedagang dan pengunjung pasar.
Bukan Sekadar Sarapan Biasa
Selain membagikan sarapan gratis, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Lalu Lintas. Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Max Mariners, menjelaskan bahwa pendekatan ini dilakukan untuk memberikan pelayanan langsung yang menyentuh masyarakat menengah ke bawah.
”Kita ajak masyarakat sarapan bareng, lalu kita berikan layanan kesehatan gratis. Tujuannya menunjang operasi keselamatan ini; kita semua perlu memastikan kondisi fisik prima saat berkendara,” ujar Kombes Pol Max Mariners.
Helm Baru Demi Keselamatan dan Pendekatan Humanis
Ada momen menarik saat polisi melakukan “inspeksi” terhadap alat pelindung diri pengendara. Bagi driver ojek online atau masyarakat yang kedapatan memakai helm yang sudah rusak atau tidak layak pakai, petugas langsung memberikan helm baru secara GRATIS. Sasaran utama yakni Driver ojol, sopir angkot, dan masyarakat sekitar pasar, dengan tujuan memastikan keselamatan diri pengendara tetap terjaga dengan perlengkapan yang sesuai standar (SNI).
Melalui kegiatan ini, Polresta Pangkalpinang ingin menghapus sekat antara polisi dan warga. Pemeriksaan kesehatan gratis ini juga menjadi upaya preventif untuk memastikan para pengguna jalan dalam kondisi fit, sehingga angka kecelakaan akibat faktor kesehatan dapat ditekan.(LN/007)






