LOPANNEWS, PANGKALPINANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Mie Go, menghadiri acara Malam Ramah Tamah dan Malam Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Pangkalpinang ke-268 Tahun 2025.
Acara yang berlangsung di Alun – Alun kota Pangkalpinang tersebut, Jum’at (26/92025).
Dalam sambutannya, Mie,Go menyampaikan pentingnya pelestarian dan pemajuan kebudayaan daerah.
Acara puncak perayaan ini digelar di tengah semarak kegiatan yang dimulai sejak 23 hingga 26 September 2025, termasuk bazar kuliner dan berbagai lomba seni.
Mie,Go menekankan fungsi kegiatan kebudayaan sebagai identitas daerah.
“Melalui ‘Sangket Lima Pangkal Festival’, budaya orang Pangkal semakin berkelas. Kekayaan seni budaya yang tumbuh dan berkembang di masyarakat memiliki ciri sebagai penanda identitas daerahnya dan cerminan dari kearifan lokal,” tuturnya.
Selain itu, Mie Go juga memberikan pesan khusus kepada pengurus Dewan Kesenian yang baru dilantik, yang ia harapkan dapat menjadi garda terdepan pelestarian seni.
“Pengurusan Dewan Kesenian Kota Pangkalpinang yang baru saja dilantik dan dikukuhkan akan mampu terus berada di tengah-tengah masyarakat budaya dan pemerintah, berfungsi sebagai garda terdepan dalam beragam upaya pelestarian kesenian, baik seni tradisi maupun yang modern,” tegasnya.
lanjut Mie, Go bahwa kegiatan puncak peringatan Hari Jadi Kota Pangkalpinang ke-268 ini telah menghadirkan festival yang secara harfiah merepresentasikan “Sangket Lima Pangkal Festival,” yang menghadirkan jejak sejarah pertambangan bisnis timah di Pulau Bangka.
Ia juga menjelaskan bahwa kekayaan budaya Pangkalpinang yang beragam dan unik perlu difasilitasi dan diimplementasikan secara optimal, terutama di tengah kondisi masyarakat yang cenderung menepikan kesenian tradisional, adat istiadat, dan seni tradisi.
Mie Go menambahkan bahwa kondisi ini menjadi perangkat nilai strategis untuk membentuk karakter dan jati diri bangsa.
lanjut Sekda bahwa sejak tahun 2020 hingga saat ini, pemajuan kebudayaan daerah di Kota Pangkalpinang dinilai sangat maju pesat, terlihat dari capaian kinerja dan dokumentasi program kerja yang telah berdampak positif.
Ia juga berharap dengan telah hadirnya Walikota dan Wakil Walikota terpilih, upaya pemajuan kebudayaan daerah akan menjadi perhatian yang lebih serius, bahkan jika diperlukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) khusus harus berdiri sendiri, selaras dengan lembaga kementerian yang juga tersendiri. (LN/007)






