Kegiatan yang berlangsung di Ruang Balai Betason, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Sabtu (16/5/2026) tersebut turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, Baznas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta Baznas Kota Pangkalpinang.
Dalam sambutannya, Prof. Saparudin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pelantikan dan seminar pendidikan tersebut. Menurutnya, agenda ini bukan hanya menjadi momentum pengukuhan kepengurusan baru IKA FKIP Unsri Babel, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi dan penguatan kolaborasi antaralumni di Bangka Belitung.
“Momentum ini tidak hanya sebagai pengukuhan pengurus baru dan sarana edukasi melalui seminar, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan temu kangen bagi alumni FKIP Unsri yang mengabdi di Bangka Belitung,” ujar Prof. Saparudin.
Ia menegaskan bahwa profesi guru dan dosen memiliki peran penting dalam membangun masa depan bangsa melalui penguatan sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga peningkatan kualitas pendidikan dan SDM.
“Kita harus sadar bahwa profesi guru atau dosen sangat penting bagi masa depan bangsa. Membangun negara bukan hanya soal infrastruktur, tetapi yang paling utama adalah membangun SDM,” katanya.
Prof. Saparudin juga menyoroti besarnya tantangan investasi di sektor pendidikan dan pengembangan SDM. Ia menjelaskan bahwa peningkatan kualitas tenaga pendidik membutuhkan proses panjang, biaya besar, dan hasil yang tidak instan.
“Investasi SDM memang mahal dan membutuhkan waktu panjang, tetapi hasilnya akan menentukan masa depan daerah dan bangsa,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan IKA FKIP Unsri Wilayah Bangka Belitung dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta menciptakan SDM unggul di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (LN/007)
![]()





