LOPANNEWS, PANGKALPINANG – Satuan Kerja (Satker) Operasi dan Pemeliharaan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bangka Belitung (Babel) kini ditetapkan isu tak sedap. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Babel diketahui mengendus dugaan penyimpangan sejumlah proyek pemeliharaan rutin bernilai puluhan miliar.
Dikutip dari sumber tertutup babelterkini.com menyampaikan bahwa telah terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan proyek rutin milik Satker OP BWS Babel.
“Proyek rutin di Satker OP itu salah satunya itu adalah pengerukan. Ada dua kolong retensi di Pangkalpinang dari tahun 2023 hingga 2024 masuk dalam proyek pemeliharaan rutin. Dugaan kuat menyimpang,” ucapnya, Jumat (10/5/2024).
“Kalau tidak salah nilai proyek rutin di Satker OP tahun 2023 hingga 2024 mencapai angka Rp 23 miliar,” terangnya.
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Babel, Basuki Rahardjo mengaku kalau dirinya saat ini belum mendapat update dari penyidik terkait dengan penyelidikan kasus dugaan korupsi proyek rutin di Satker OP BWS Babel.
“Saya belum mendapat update terbaru dari penyidik, nanti saya infokan,” kata Basuki saat dihubungi babelterkini.com melalui sambungan telepon WhatsApp, Sabtu (10/5/2024).
Terkait dengan hal ini, Rudi Susilo selaku Kasatker OP BWS Babel dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp enggan menjawab. (LN/RY/007)





