Acara peresmian MA Insan Cendekia Nusantara (ICN) International Islamic Boarding School dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, serta kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia. Momentum ini sekaligus menjadi ajang kolaborasi nasional dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan berbasis karakter dan nilai-nilai keislaman.
Dalam kesempatan tersebut, Hidayat Arsani menegaskan bahwa keberadaan sekolah berasrama atau boarding school memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang kuat.
“Peresmian lembaga pendidikan ini bukan sekadar seremonial. Ada harapan besar untuk melahirkan generasi yang mampu menjawab tantangan masa depan. Kemajuan teknologi, perubahan sosial, dan dinamika global menuntut anak-anak kita memiliki pengetahuan, keterampilan, serta landasan akhlak yang kokoh,” ujarnya.
Menurut Hidayat Arsani, pendidikan karakter harus menjadi fondasi utama dalam menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Karena itu, ia menyambut baik hadirnya madrasah bertaraf internasional yang mengintegrasikan pendidikan akademik dengan pembinaan moral dan spiritual.
Selain menghadiri peresmian, Gubernur Babel juga memberikan motivasi kepada para santri agar memanfaatkan fasilitas pendidikan modern yang tersedia untuk mengembangkan potensi diri dan meraih prestasi terbaik.
Ia berpesan agar para santri terus belajar, meningkatkan kapasitas diri, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi agama, bangsa, dan daerah asal masing-masing.
Prosesi peresmian berlangsung khidmat yang diawali dengan doa bersama yang dipimpin Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar. Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol peresmian oleh jajaran menteri dan utusan khusus presiden.
Sejumlah tokoh nasional turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Menteri Pertahanan RI, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Gubernur Lemhannas, serta Kapolda Jawa Barat.
Usai peresmian, Hidayat Arsani bersama para pejabat negara melakukan peninjauan berbagai fasilitas unggulan di lingkungan MA Insan Cendekia Nusantara. Kegiatan kemudian ditutup dengan makan siang bersama dan ramah tamah yang berlangsung hangat sebagai bentuk penguatan koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan nasional.
Kehadiran Gubernur Hidayat Arsani pada peresmian MA Insan Cendekia Nusantara menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam mendukung pengembangan pendidikan berkualitas, pendidikan karakter, serta peningkatan kualitas generasi muda Indonesia menuju masa depan yang lebih kompetitif dan berakhlak mulia. (LN/007)
![]()





