Pendataan yang berlangsung di rumah dinas Wali Kota Pangkalpinang tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BPS Kota Pangkalpinang, Dewi Savitri, bersama tim petugas sensus.
Langkah ini menjadi penanda dimulainya pengumpulan data ekonomi secara menyeluruh yang akan dilakukan kepada masyarakat dan pelaku usaha di Kota Pangkalpinang hingga 31 Agustus 2026 mendatang.
Dalam proses pendataan yang berlangsung sekitar 30 menit itu, petugas mengajukan sejumlah pertanyaan sebagai bagian dari tahapan awal Sensus Ekonomi 2026. Salah satu informasi yang dikumpulkan berkaitan dengan jumlah penghuni rumah dinas Wali Kota Pangkalpinang.
Kepala BPS Kota Pangkalpinang, Dewi Savitri, mengatakan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bertujuan memperoleh gambaran terkini mengenai kondisi ekonomi masyarakat, perkembangan usaha, serta potensi ekonomi daerah yang dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan.
Menurutnya, data yang dikumpulkan melalui sensus akan menjadi referensi penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin, menyambut baik pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat untuk mendukung kegiatan tersebut dengan memberikan data yang benar dan akurat.
“Data merupakan fondasi utama dalam penyusunan kebijakan. Semakin baik kualitas data yang dimiliki, semakin tepat pula program pembangunan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Saparudin.
Ia menegaskan bahwa keberadaan data statistik yang valid sangat dibutuhkan dalam menentukan arah pembangunan daerah, termasuk dalam menyusun program ekonomi, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kesejahteraan warga.
BPS Kota Pangkalpinang juga mengimbau masyarakat agar menerima kedatangan petugas sensus yang bertugas di lapangan serta memberikan informasi sesuai kondisi sebenarnya.
Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sehingga hasil yang diperoleh dapat menggambarkan kondisi ekonomi daerah secara akurat dan terpercaya.
Melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berharap tersedianya basis data yang komprehensif sebagai landasan dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi, mendukung dunia usaha, serta meningkatkan daya saing Kota Pangkalpinang di masa mendatang. (LN/007)
![]()





