LOPANNEWS, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang memberikan dispensasi gratis biaya sewa lapak selama enam bulan bagi pedagang Pasar Pagi yang akan menempati lantai atas. Kebijakan ini dilakukan untuk membantu pedagang beradaptasi dengan lokasi baru dalam program penataan kawasan pasar.
Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin, mengatakan pemindahan pedagang akan dilakukan secara menyeluruh, termasuk pedagang yang selama ini berjualan di bagian depan dan pinggir jalan kawasan Pasar Pagi.
“Semua. Pinggir-pinggir sebelah sana juga, depan. Semua kita naikkan,” kata Saparudin, Jumat (6/11/2026).
Menurut Saparudin, pemerintah saat ini telah melakukan pendataan pedagang sekaligus menyosialisasikan rencana pemindahan tersebut. Persiapan juga dilakukan melalui kegiatan gotong royong dan pembersihan area yang nantinya menjadi lokasi berjualan.
Ia menjelaskan, dispensasi pembebasan biaya sewa selama enam bulan diberikan khusus bagi pedagang yang menempati lapak di lantai atas. Langkah ini diharapkan memberikan waktu bagi pedagang untuk membangun kembali pelanggan di lokasi baru.
“Enam bulan kita kasih gratis yang di atas. Kita berikan dispensasi dulu, karena mungkin pelanggannya belum ketemu. Jadi kita coba berikan dispensasi supaya mereka bisa naik ke atas dan beradaptasi dulu,” jelasnya.
Saparudin menegaskan, penataan Pasar Pagi bukan bertujuan mengusir pedagang atau menghilangkan mata pencaharian mereka. Sebaliknya, pemerintah ingin menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib, nyaman, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
“Kita tidak mengusir mereka berdagang, tapi kita mengatur supaya baik yang berdagang maupun yang belanja itu merasa nyaman,” ujarnya.
Dalam skema penataan tersebut, Pemkot Pangkalpinang juga akan mengatur penempatan pedagang berdasarkan jenis dagangan. Pedagang barang kering diarahkan menempati lantai atas, sedangkan pedagang barang basah ditempatkan di bagian bawah.
Untuk memudahkan akses masyarakat menuju lantai dua, pemerintah turut mempersiapkan rencana pemasangan lift. Namun, realisasi fasilitas tersebut masih menunggu kesiapan anggaran.
Selain menata lapak pedagang, Pemkot Pangkalpinang juga berencana melakukan pengaspalan ulang jalan di sekitar kawasan pasar setelah seluruh proses pembenahan selesai.
Saparudin berharap para pedagang dapat mendukung kebijakan penataan tersebut agar Pasar Pagi menjadi kawasan perdagangan yang lebih tertib dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.
Ia juga mengajak seluruh pedagang berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, terutama di area lapak masing-masing.
“Kita mengimbau kepada para pedagang di pasar ini, ayo sama-sama jaga kebersihan. Petugas kita sudah ada, tetapi kalau di lapak-lapak mereka, ya mereka harus menjaga sendiri kebersihannya,” tutupnya. (LN/007)
![]()





