LOPANNEWS, PANGKALPINANG – Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, resmi menutup rangkaian perlombaan dan laga eksibisi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang, Jumat (4/9/2026). Acara yang digelar di Taman Mandara tersebut menjadi ajang penguat sinergi ASN sekaligus bagian dari peringatan HUT ke-269 Kota Pangkalpinang.
Penutupan yang dihadiri Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna beserta jajaran jajaran kepala OPD, camat, hingga lurah ini tak sekadar seremoni. Saparudin memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan arahan strategis terkait pelayanan publik dan kesejahteraan ASN.
Pererat Silaturahmi dan Hidupkan Ruang Publik
Saparudin menegaskan bahwa kegiatan olahraga dan seni antar-OPD digelar guna mempererat komunikasi antar-pegawai yang sehari-hari disibukkan dengan rutinitas kantor.
“Perlombaan ini bertujuan menjalin keakraban dan komunikasi. Mungkin selama ini ada yang tidak saling mengenal atau sudah lama tidak bertemu,” kata Saparudin.
Pemilihan lokasi di Taman Mandara, Kelurahan Kejaksaan, juga disengaja untuk memantik kembali keramaian di ruang publik tersebut agar berdampak positif pada ekonomi warga sekitar.
ASN Harus Turun ke Lapangan dan Bersinergi
Tak hanya fokus pada tugas internal, Saparudin meminta para ASN untuk lebih peka dan hadir di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran ASN sebagai penggerak kegiatan sosial, khususnya menjaga kebersihan lingkungan melalui gotong royong.
“Kita harus hadir di tengah-tengah masyarakat, menjadi pioner dan pemimpin. Misalnya mengajak RT, RW, dan masyarakat untuk menjalankan program-program,” ujarnya.
Genjot PAD Lewat Aplikasi PKP Smart, Pajak Tak Naik
Menghadapi kondisi fiskal daerah yang terbatas, Pemkot Pangkalpinang menyiapkan strategi digitalisasi pelayanan publik. Salah satunya melalui peluncuran aplikasi PKP Smart yang dijadwalkan Rilis pada 11 September mendatang.
Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah akses layanan publik serta pembayaran pajak dan retribusi daerah langsung dari genggaman (smartphone).
Saparudin menegaskan, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak akan dilakukan dengan cara menaikkan tarif pajak, melainkan dengan mempermudah akses pembayaran bagi warga.
“Yang kita lakukan adalah memberikan pelayanan yang lebih baik agar masyarakat lebih mudah mengakses dan membayar pajak maupun retribusi. Dengan pembayaran yang lebih cepat dan mudah, kita harapkan PAD bisa bertambah,” tegasnya.
Jamin Tunjangan ASN Tidak Dipotong
Kabar baik juga disampaikan bagi para ASN di lingkungan Pemkot Pangkalpinang. Saparudin memastikan tidak ada rencana pemotongan tunjangan pegawai. Bahkan, peluang kenaikan tunjangan terbuka lebar jika pendapatan daerah meningkat.
“Kami dengan Ibu Wakil Wali Kota sudah menetapkan bahwa tidak ada lagi penurunan untuk tunjangan-tunjangan ASN kita. Kalau perlu nanti kita tambah, tapi tentunya Bapak-Ibu harus bekerja keras untuk menambah pendapatan daerah,” pungkasnya. (LN/007)
![]()





