LOPANNEWS, BANGKA BELITUNG – Lima unit truk diduga kuat mengangkut pasir timah terpantau meninggalkan Pelabuhan Tanjung Ru, Belitung, Kamis sore (07/08/2025), sekitar pukul 14.30 WIB.
Informasi ini diperoleh dari sumber lapangan yang menyaksikan langsung pergerakan kendaraan tersebut menuju Pelabuhan Sadai, Bangka Selatan.
Kegiatan pengiriman tersebut berlangsung tanpa pengawalan resmi dan terkesan tertutup.
Sejumlah pihak mencurigai adanya indikasi pengiriman material tambang ilegal, mengingat kawasan asal dan tujuan dikenal sebagai titik rawan aktivitas pertambangan tanpa izin.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari otoritas pelabuhan maupun aparat penegak hukum terkait legalitas muatan lima truk tersebut.
Dugaan sementara menyebutkan bahwa truk-truk itu membawa pasir timah hasil tambang dari wilayah sekitar Belitung.
”Bang, info ade yang masuk Sadai malam ni 5 truk, yang kami curiga dipelabuhan sore ni,” ungkap sumber media ini, Kamis (07/08/2025).
Tim redaksi masih terus mencoba menghubungi pihak Syahbandar Tanjung Ru, Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan Polda Babel untuk konfirmasi lebih lanjut. (LN/Tim JMSI)
Pasir Timah Jalur Tanjung Ru Masuk Sadai Diduga 5 Truk Kembali Beraksi






