Dalam pemaparannya, Hidayat menegaskan manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk memastikan Aparatur Sipil Negara (ASN) ditempatkan sesuai kompetensi, kinerja, dan potensi yang dimiliki.
“Melalui manajemen talenta, kami ingin memastikan setiap ASN berada pada posisi yang tepat sesuai kemampuan dan prestasinya, sehingga pelayanan publik semakin optimal,” kata Hidayat.
Ia menyebut, sistem tersebut merupakan bentuk komitmen Pemprov Babel dalam membangun tata kelola ASN yang transparan, objektif, dan akuntabel.
Menurut Hidayat, pengelolaan ASN berbasis kompetensi menjadi bagian penting dalam mendukung visi pembangunan “Babel Berdaya 2029”.
Sementara itu, Penjabat Sekda Babel, Fery Afriyanto menjelaskan implementasi manajemen talenta membutuhkan komitmen kuat pimpinan instansi serta pedoman teknis yang jelas dan terukur.
Ia mengatakan, petunjuk teknis tersebut nantinya akan menjadi dasar pemetaan sumber daya manusia aparatur secara objektif dan sesuai standar nasional.
Ekspose itu turut dihadiri Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara Suharmen, Deputi BKN Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN Herman, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.(LN/007)






