Bupati Muten Bersama Wabup Resmikan Program Makan Tambahan Bergizi Bagi Siswa di Tiga Pulau Beltim

LOPANNEWS, BELTIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) mulai melaksanakan Program Makan Tambahan Bergizi (MTB) bagi siswa sekolah dasar di wilayah kepulauan. Program menyasar 146 siswa yang berada di empat pulau terluar, yakni Pulau Buku Limau Kecamatan Manggar, Pulau Long Kecamatan Gantung, Pulau Ketapang dan dan Pulau Batun Kecamatan Simpang Pesak.

Program MTB secara resmi diluncurkan oleh Bupati Beltim, Kamarudin Muten, didampingi Wakil Bupati Khairil Anwar, Sekretaris Daerah Erna Kunondo, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah terkait di ruang Rapat Bupati Beltim, Senin (05/01/2026).

Pelaksanaan program ini merupakan bentuk komitmen dan kehadiran pemerintah daerah dalam mendukung pemenuhan gizi serta peningkatan kualitas pendidikan anak-anak di wilayah kepulauan.

Bupati Beltim, Kamarudin Muten, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program MTB memiliki konsep yang hampir serupa dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat, namun disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan daerah.

“Konsep MTB ini hampir sama dengan program Makan Bergizi Gratis dari pemerintah pusat. Namun, MTB ini lebih sederhana dan disesuaikan dengan kondisi wilayah kepulauan,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa program ini dilaksanakan sebagai langkah sementara sambil menunggu realisasi penuh program MBG dari pemerintah pusat yang hingga kini belum menjangkau siswa di pulau-pulau terluar Kabupaten Belitung Timur.

“Program ini kita jalankan sambil menunggu program pusat dapat menjangkau siswa-siswa di Pulau Buku Limau, Ketapang, Long, dan Batun,” jelasnya.

Program Turut Dibiayai oleh CSR

Dalam pelaksanaannya, setiap siswa akan menerima satu kotak susu setiap hari, serta menu tambahan bergizi yang diberikan secara bergantian, seperti biskuit, telur, dan roti.

“Setiap siswa mendapatkan satu susu, kemudian menu tambahan berupa biskuit, telur, atau roti yang diberikan secara bergantian agar anak-anak tidak merasa bosan,” tambah kamarudin.

Untuk mendukung pendanaan program, Pemkab Beltim menggandeng Forum Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai mitra dalam pengalokasian anggaran. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan.

Mantan kontraktor ini menegaskan bahwa perhatian terhadap masa depan pendidikan anak-anak di wilayah kepulauan merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah.

“Sejak awal, saya sangat peduli terhadap masa depan pendidikan anak-anak di wilayah kepulauan. Pemerintah daerah harus benar-benar hadir dan memastikan mereka mendapatkan perhatian yang layak,” tegasnya.

Melalui Program MTB ini, Pemkab Beltim berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi siswa, meningkatkan konsentrasi belajar, serta menjadi solusi sementara sebelum program nasional MBG dapat menjangkau seluruh wilayah kepulauan di Kabupaten Beltim. (LN/ARS/007)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *