LOPANNEWS, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang menggelar silaturahmi, refleksi, dan dialog kota dalam rangka satu tahun kepemimpinan Wali Kota Prof Saparudin atau Prof Udin bersama Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna atau Cece Dessy, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Taman Wilhelmina tersebut dihadiri pimpinan perangkat daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), camat se-Kota Pangkalpinang, serta perwakilan legislatif, yudikatif, tokoh agama, tokoh budaya, akademisi, media, dan elemen masyarakat lainnya.
Mengusung semangat “Pangkalpinang Pangkal Kemenangan, Pecaye Kite Pacak”, kegiatan ini menjadi ruang refleksi perjalanan pemerintahan selama setahun sekaligus forum untuk menyerap kritik, saran, dan masukan dari berbagai unsur masyarakat.
Dialog dipandu Ahmadi Sofyan atau Atok Kulub, penulis buku dan opini Bangka Belitung. Sejumlah narasumber hadir, di antaranya Ketua DPRD Kota Pangkalpinang Abang Hertza, Wakapolresta Rendra, anggota Komite I DPD RI asal Bangka Belitung Bahar Buasan, Wakil Ketua Baznas Kota Pangkalpinang H. Paidi, Pendeta Frank Sinatra, Kasatgaswil Densus 88 Kombes Pol Samsul Bahri, serta budayawan Dato Ahmad Elvian. Perwakilan TVRI turut hadir mewakili unsur media.
Dalam sambutannya, Wali Kota Pangkalpinang Prof Saparudin menyampaikan bahwa acara tersebut sejak awal dirancang sebagai ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik terhadap kepemimpinannya. Ia bahkan menyebut gagasan awal kegiatan itu dengan istilah “Ngeruce Wali Kota”, sebelum kemudian dipilih nama yang lebih halus.
Prof Udin menilai kritik merupakan bagian dari dinamika pemerintahan. Menurutnya, ketika seorang pemimpin menerima kritik, sikap terbaik tidak selalu harus membalas atau memberikan jawaban secara langsung.
“Kalau kita dikeruce orang, yang paling bagus itu adalah jangan menjawab. Itulah yang paling baik jawabannya,” ujar Prof Udin dalam sambutannya.
Ia juga menegaskan pentingnya kehadiran perwakilan DPD RI dalam forum tersebut. Prof Udin berharap berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat dan peserta dialog dapat diteruskan ke tingkat nasional melalui Bahar Buasan sebagai anggota DPD RI dari Bangka Belitung.
Dalam kesempatan itu, Prof Udin turut menyampaikan permohonan maaf Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna yang tidak dapat hadir secara langsung karena harus mendampingi anaknya dan tidak dapat diwakilkan.
Melalui rekaman video, Dessy menyampaikan bahwa satu tahun perjalanan pemerintahan menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja sekaligus memperbaiki berbagai hal yang masih perlu ditingkatkan.
Ia mengharapkan kritik, saran, dan masukan dari masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, pelaku kebudayaan, media, serta lembaga swadaya masyarakat (LSM) agar pemerintah kota dapat bekerja lebih baik.
Dessy juga mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan Pangkalpinang yang aman, kondusif, dan semakin baik.
Kegiatan refleksi dan dialog tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Pangkalpinang membuka ruang komunikasi dengan masyarakat. Melalui forum ini, kepemimpinan Prof Udin dan Cece Dessy diharapkan dapat terus menerima masukan publik sebagai bahan evaluasi dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan kota ke depan. (LN/007)
![]()





