Upacara yang diikuti seluruh ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen sebagai pelayan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan daerah.
Dalam arahannya, Hidayat Arsani menegaskan bahwa ASN memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas pelayanan publik dan keberhasilan pembangunan daerah. Karena itu, seluruh pegawai diminta membangun budaya kerja yang produktif, profesional, disiplin, dan bertanggung jawab.
“Upacara bulanan bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan komitmen dalam melayani masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Hidayat Arsani menyoroti pentingnya kedisiplinan pegawai sebagai fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang kuat dan dipercaya masyarakat.
Ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan yang perlu dibenahi selama masa kepemimpinannya. Namun, berbagai langkah evaluasi dan perbaikan terus dilakukan, termasuk pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemprov Babel.
“Saat ini sekitar 90 persen jabatan eselon II sudah terisi pejabat definitif agar organisasi pemerintahan semakin kuat dan berjalan optimal,” katanya.
Hidayat Arsani juga menjelaskan bahwa kondisi keuangan nasional saat ini menghadapi tantangan sehingga seluruh perangkat daerah harus mendukung kebijakan efisiensi anggaran sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.
Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah pengendalian perjalanan dinas. Menurutnya, penggunaan anggaran harus dilakukan secara bijak, merata, dan tepat sasaran agar keuangan daerah tetap sehat di tengah kebijakan penghematan anggaran.
Ia mengungkapkan bahwa langkah efisiensi tersebut telah memberikan dampak positif, termasuk kemampuan pemerintah daerah dalam memenuhi berbagai kewajiban seperti pembayaran gaji PPPK, PPPK paruh waktu, hingga Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ke-13 bagi ASN.
Sebagai bentuk pengawasan, seluruh perjalanan dinas pejabat maupun staf wajib mendapatkan izin terlebih dahulu sebelum dilaksanakan.
“Jangan sampai perjalanan dinas hanya untuk mengantar berkas yang sebenarnya bisa dikirim melalui jasa ekspedisi. Perjalanan dinas harus memiliki urgensi yang jelas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Hidayat.
Meski demikian, ia memastikan program pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap berjalan normal, seperti pelayanan kesehatan, penyuluhan, sektor pertanian, hingga layanan Samsat Keliling.
Selain disiplin dan efisiensi anggaran, Gubernur Babel juga mengingatkan seluruh ASN dan PPPK untuk menjaga kebersihan lingkungan kerja.
Menurutnya, lingkungan kantor yang bersih dan tertata mencerminkan profesionalisme aparatur pemerintah sekaligus mendukung terciptanya suasana kerja yang nyaman dan produktif.
“Kebersihan kantor harus menjadi perhatian bersama. Lingkungan kerja yang bersih mencerminkan kualitas pelayanan pemerintah. Ingat, nanti saya akan sidak langsung,” ujarnya.
Menutup arahannya, Hidayat Arsani mengajak seluruh ASN dan PPPK terus meningkatkan kompetensi, berinovasi, serta bekerja dengan penuh dedikasi demi kemajuan Bangka Belitung.
Ia optimistis bahwa disiplin yang kuat, semangat kerja yang tinggi, dan komitmen pelayanan publik yang baik akan mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, responsif, akuntabel, dan semakin dipercaya masyarakat. (LN/007)
![]()





