Pangkalpinang Bergerak! GOW dan Dispaper Cetak Ibu-Ibu Tangguh Lewat Pelatihan Pangan Lokal

LOPANNEWS, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaper) terus memperkuat ketahanan pangan keluarga dengan menggelar Pelatihan Pengolahan Pangan Lokal bagi organisasi masyarakat di Kota Pangkalpinang, Selasa (12/05/2026), bertempat di Aula Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang.

Kegiatan ini dihadiri Ketua GOW Pangkalpinang, Hj. Susanti, S.E., didampingi Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkot Pangkalpinang, Agustu Effendi, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian, serta para peserta dari organisasi masyarakat, PKK, dasawisma, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua GOW Pangkalpinang Hj. Susanti menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pangan dan Pertanian yang telah menyelenggarakan pelatihan tersebut sebagai langkah nyata meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pangan sehat, bergizi, dan aman dikonsumsi.

Ia berharap pelatihan ini mampu memberikan manfaat bagi ibu-ibu rumah tangga dalam mengolah pangan lokal menjadi menu kreatif bernilai ekonomi sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga.

“Semoga kegiatan ini dapat menambah ilmu dan wawasan masyarakat mengenai pengolahan pangan lokal yang sehat, aman, dan bergizi. Jika ada yang tertarik mengembangkan usaha pangan, tentunya bisa terus belajar kepada para ahlinya,” ujar Hj. Susanti.

Pelatihan ini mengusung tema “Merawat Pangan Lokal untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan” dengan fokus pada penerapan pola konsumsi Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).

Melalui program tersebut, masyarakat diajak memanfaatkan potensi bahan pangan lokal seperti singkong dan hasil bumi lainnya agar dapat diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan pangan impor.

Selain edukasi teori, peserta juga mendapatkan praktik langsung pengolahan pangan lokal, termasuk inovasi pembuatan tepung mokaf berbahan dasar singkong fermentasi sebagai alternatif tepung terigu.

Program ini menyasar kelompok dasawisma, TP PKK kelurahan dan kecamatan, serta Gabungan Organisasi Wanita (GOW) agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dan disebarluaskan kepada masyarakat luas.

Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap pelatihan ini mampu mendorong kemandirian pangan rumah tangga, meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengolah hasil pangan lokal, sekaligus membuka peluang usaha baru berbasis kuliner lokal di Kota Pangkalpinang. (LN/007)

Loading

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *