Tim Gabungan Operasi Pekat Tangkap 5 Pasang Bukan Pasutri Di Kost Dan Penginapan Wilayah Pangkalpinang

LOPANNEWS, BANGKA BELITUNG — Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Pangkalpinang bersama tim gabungan kembali melakukan Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) di wilayah Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Sabtu (27/01/24) malam.

Dalam kegiatan itu, tim gabungan masih terus menyasar ke tempat- tempat kos kosan, rumah- rumah kontrakan maupun penginapan yang ada di wilayah setempat sesuai dengan laporan masyarakat yang diduga sering dijadikan sebagai tempat pergaulan bebas termasuk tempat berkumpulnya pasangan bukan suami istri.

Alhasil dalam giat itu, tim gabungan berhasil mengamankan kembali 5 pasang bukan suami istri baik di kos kosan maupun penginapan di tempat tersebut.

“Untuk giat Operasi Pekat malam ini ada 5 pasang bukan suami istri yang kita amankan. Mereka diamankan di empat titik lokasi yang berbeda,” ungkap Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Sat Pol PP Kota Pangkalpinang, Abang Riesvi Prianda Hutama.

Dia mengatakan kegiatan operasi pekat oleh tim gabungan dilakukan dalam rangka pencegahan dini penyakit masyarakat. Sejak hari pertama operasi dilakukan lanjut Riesvi pihaknya sudah mengamankan kurang lebih 15 pasang bukan suami istri yang ditemukan di kos kosan, kontrakan maupun penginapan.

” Untuk tindak lanjutnya, mereka dilakukan pendataan serta pembinaan agar tidak mengulangi lagi perbuatan yang melanggar kearah norma-norma kesusilaan yang berlaku di Kota Pangkalpinang,” katanya.

“Apabila nanti mereka ketangkap lagi, maka mereka akan diberi sanksi sesuai dengan Perda Nomor 07 Tahun 2019 Tentang Ketertiban Umum,” tandasnya.

Riesvi menghimbau kepada masyarakat Kota Pangkalpinang khususnya kepada orang tua untuk selalu memantau anak-anaknya agar tidak melakukan pergaulan bebas terutama orang tua yang memiliki anak-anak remaja.

Ia jiga mengimbau kepada pemilik Kos Kosan maupun Penginapan dan Kontrakan agar lebih selektif untuk ikut bersama-sama dalam mengawasi siapa saja yang masuk dan menyewa tempat tersebut.

“Setelah giat pekat ini, selanjutnya akan ada lagi kegiatan dari bidang Penegakan PERDA terutama dalam rangka pengecekan izin usaha,” tutupnya. (LN/S3/007)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *