LOPANNEWS, PANGKALPINANG – Kekeringan air bersih menjadi salah satu keluhan warga Kelurahan Ampui, Kecamatan Pangkal Balam, Kota Pangkalpinang. Persoalan tersebut disampaikan langsung kepada Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna atau yang akrab disapa Cece Dessy, saat mengunjungi pos Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) setempat.
Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi yang berkaitan dengan kebutuhan dasar dan kondisi lingkungan permukiman.
Kegiatan itu turut dihadiri Camat Pangkal Balam, Lurah Ampui, serta pengurus rukun warga (RW), rukun tetangga (RT), dan masyarakat setempat. 
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah. Selain kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau, masyarakat juga mengeluhkan kebutuhan penerangan jalan dan perbaikan drainase.
Menanggapi keluhan tersebut, Cece Dessy mengatakan pemerintah terus berupaya menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat sesuai dengan kewenangan serta kemampuan yang tersedia.
Menurutnya, kunjungan ke Satkamling bukan sekadar memantau kondisi lingkungan, tetapi juga menjadi sarana bagi pemerintah untuk mengetahui secara langsung persoalan yang dihadapi warga.
Cece Dessy menjelaskan, salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah kebutuhan lampu penerangan jalan. Namun, penanganannya perlu dikoordinasikan karena sejumlah ruas jalan di kawasan tersebut berada di bawah kewenangan pemerintah yang berbeda.
“Jalan ini bukan hanya milik pemerintah kota. Ada juga jalan provinsi dan jalan nasional. Karena itu, untuk beberapa titik penerangan jalan, kita perlu mengusulkannya kepada pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat,” ujarnya.
Ia menambahkan, usulan terkait kebutuhan penerangan jalan tersebut telah disampaikan untuk diperjuangkan melalui jalur yang sesuai.
Sementara itu, terkait persoalan administrasi yang disampaikan warga, Cece Dessy meminta pihak kelurahan melakukan pengecekan lebih lanjut ke Badan Keuangan Daerah (Bakuda) pada Senin. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan data dan status administrasi yang dimaksud sebelum menentukan langkah berikutnya.
Pemkot Pangkalpinang Upayakan Solusi Kekeringan Air Bersih
Persoalan kekeringan air bersih menjadi perhatian tersendiri dalam pertemuan tersebut. Cece Dessy mengakui musim kemarau menyebabkan sejumlah wilayah mengalami kesulitan memperoleh air, termasuk terganggunya pasokan dari layanan air bersih.
Ia menyebut bantuan air telah disalurkan melalui sejumlah pihak, termasuk pemerintah daerah dan instansi terkait. Namun, informasi mengenai bantuan tersebut kemungkinan belum diterima secara merata oleh seluruh masyarakat yang membutuhkan.
“Karena masih musim kemarau dan belum turun hujan, sementara ini pemerintah bersama pihak-pihak terkait tetap memberikan bantuan air. Mungkin belum semua warga mendapatkan informasi mengenai bantuan tersebut,” jelasnya.
Pemerintah juga terus berupaya mencari alternatif sumber air untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi kekeringan yang masih berlangsung.
Selain penyaluran bantuan air bersih, Cece Dessy mengungkapkan adanya rencana jangka panjang berupa pembangunan sumur bor di wilayah Kota Pangkalpinang. Upaya ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat.
Ia berharap aspirasi yang disampaikan warga Ampui dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi antara pemerintah kota, kecamatan, kelurahan, serta instansi terkait.
Melalui pertemuan di Satkamling tersebut, pemerintah berharap persoalan air bersih, penerangan jalan, drainase, dan kebutuhan lingkungan lainnya dapat dipetakan secara lebih jelas sehingga penanganannya bisa dilakukan secara bertahap sesuai prioritas. (LN/007)
![]()





