LOPANNEWS, PANGKALPINANG – Riuh tepuk tangan usai ajang Fatmawati Trophy Regional 4 perlahan berganti dengan hangatnya suasana senja di jantung Kota Pangkalpinang. Di tengah lalu lalang kendaraan dan aktifitas suasana siang menjelang sore, Mbak Puti Guntur Soekarno memilih menikmati sisi lain Ibu Kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan singgah di Kopi Es Sudirman, salah satu tempat favorit masyarakat untuk bersantai dan berbincang.
Kawasan Jalan Jenderal Sudirman menghadirkan wajah Pangkalpinang yang hidup. Deretan kafe, kuliner lokal, hingga aktivitas warga yang tak pernah benar-benar berhenti menciptakan suasana khas sebuah kota pesisir yang terus berkembang. Angin sepoi-sepoi yang membawa aroma laut berpadu dengan wangi kopi yang baru diseduh menciptakan pengalaman yang begitu akrab bagi siapa pun yang datang.
Di sudut kedai, Mbak Puti tampak berbincang santai bersama Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Didit Srigusjaya, Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna atau yang akrab disapa Cece Dessy, serta Anggota DPRD Imam Wahyudi. Obrolan mengalir hangat dalam nuansa penuh keakraban, sesekali diselingi canda dan tawa yang menambah hangat suasana sore menjelang malam di Kota Beribu Senyuman tersebut.
Momen kebersamaan itu menjadi penutup yang manis setelah rangkaian kegiatan Fatmawati Trophy Regional 4 yang digelar DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tak hanya membahas hasil kompetisi, suasana santai tersebut juga menjadi ruang silaturahmi sekaligus menikmati denyut kehidupan masyarakat Pangkalpinang yang dikenal ramah dan terbuka kepada para tamu.
Sebelumnya, Fatmawati Trophy Regional 4 mempertemukan sembilan desainer muda terbaik dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Selatan, dan Lampung. Masing-masing daerah mengirimkan tiga finalis hasil seleksi untuk menampilkan karya kebaya yang memadukan nilai budaya, estetika, filosofi, dan sentuhan kreativitas generasi muda.
Ketua Pelaksana Fatmawati Trophy Regional 4, Dessy Ayutrisna, mengatakan kompetisi tersebut bukan sekadar ajang adu kreativitas, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menjaga eksistensi kebaya sebagai warisan budaya Indonesia. Menurutnya, setiap karya yang ditampilkan merupakan representasi identitas daerah sekaligus bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai budaya bangsa.
“Setiap provinsi mengirimkan tiga peserta terbaik yang sebelumnya telah melalui proses seleksi. Hari ini mereka berkompetisi di tingkat regional dengan membawa karya terbaik masing-masing,” ujar Dessy.
Suasana ngopi di Kopi Es Sudirman pun menjadi gambaran lain dari pesona Pangkalpinang. Kota yang tak hanya dikenal sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi di Bangka Belitung, tetapi juga memiliki ruang-ruang publik yang nyaman untuk berdiskusi, berkarya, dan mempererat persahabatan. Di balik secangkir kopi dan semilir angin malam, Pangkalpinang kembali menunjukkan pesonanya sebagai kota yang memadukan budaya, keramahan, dan dinamika kehidupan modern dalam satu harmoni.
Owner Kopi Es Sudirman, Bayu, mengaku merasa bangga dan bersyukur atas kunjungan Mbak Puti Guntur Soekarno bersama Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Didit Srigusjaya, Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, dan Anggota DPRD Imam Wahyudi. Menurutnya, kehadiran para tokoh tersebut menjadi kehormatan tersendiri bagi Kopi Es Sudirman yang selama ini dikenal sebagai salah satu tempat berkumpul masyarakat di pusat Kota Pangkalpinang.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kunjungan Mbak Puti beserta rombongan. Ini merupakan kebanggaan bagi kami dan seluruh keluarga besar Kopi Es Sudirman. Semoga silaturahmi seperti ini terus terjalin, sekaligus semakin memperkenalkan Pangkalpinang sebagai kota yang ramah dan memiliki banyak ruang nyaman untuk menikmati kopi serta berdiskusi,” ujar Bayu.
Ia berharap kunjungan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan sektor usaha kuliner dan ekonomi kreatif di Pangkalpinang. Bayu juga optimistis semakin banyak wisatawan maupun tamu dari luar daerah yang tertarik singgah untuk menikmati suasana khas Kota Pangkalpinang, mulai dari keramahan warganya, cita rasa kopinya, hingga kehidupan malam di kawasan Jalan Jenderal Sudirman yang semakin hidup dan menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat. (LN/007)
![]()





