Salah satu warga, Sumi, mengaku terbantu dengan adanya program tersebut. Ia menyebut, cabai yang ditanam tidak hanya untuk konsumsi sendiri, tetapi juga bisa dibagikan.
“Kami sangat terbantu dengan program ini. Selain untuk kebutuhan sendiri, hasil panen juga bisa dibagikan dan mengurangi pengeluaran rumah tangga,” kata Sumi saat panen cabai bersama di Halaman Rumah Dinas Gubernur, Air Itam, Pangkalpinang, Sabtu (4/4/2026).
Kegiatan panen cabai itu dipimpin langsung oleh Gubernur Hidayat Arsani bersama Ketua TP PKK Babel Noni Hidayat Arsani. Hadir pula perangkat daerah, ibu-ibu PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), kelompok tani, serta masyarakat.
Dari panen tersebut, terkumpul sekitar 50 kilogram cabai. Hasilnya kemudian dibagikan secara simbolis kepada 75 warga dari Kelurahan Air Itam, Sinar Bulan, dan Desa Padang Baru.
Para penerima terdiri dari pelaku UMKM, guru, kelompok dasawisma, hingga masyarakat rentan.
Program GENCAR menjadi salah satu upaya Pemprov Babel dalam meningkatkan produksi cabai, menjaga stabilitas harga, serta menekan inflasi daerah.
Dalam kesempatan itu, Hidayat Arsani mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam cabai secara mandiri.
“Ini langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus menekan inflasi. Kami mengajak masyarakat memanfaatkan lahan yang ada,” ujarnya.
Melalui program ini, Pemprov Babel berharap partisipasi masyarakat di sektor pertanian semakin meningkat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan warga. (LN/007)






